Fernando Alonso Terlambat Tiba di Jepang, Lewatkan Tugas Media
Fernando Alonso akan terlambat tiba di Grand Prix Jepang akhir pekan ini karena alasan pribadi.

Fernando Alonso diperkirakan akan terlambat tiba di Grand Prix Formula 1 Jepang dan melewatkan sesi jumpa pers.
Ketidakhadiran Alonso pada hari Kamis di Suzuka disebabkan oleh alasan pribadi, sebagaimana dikonfirmasi oleh pernyataan singkat dari tim Aston Martin.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa Alonso akan berada di sirkuit tepat waktu untuk memulai sesi latihan pada hari Jumat.
“Fernando is arriving slightly later this weekend for personal family reasons and won’t be attending media day at the Japanese Grand Prix,” reads the statement from Aston Martin.
“Semuanya baik-baik saja dan dia akan berada di lintasan tepat waktu untuk hari Jumat.”
Laporan lebih rinci dari BBC mengatakan bahwa Alonso datang terlambat ke Suzuka untuk kelahiran anak pertamanya.
Pembalap 44 tahun itu juga tidak akan berada di trek untuk FP1 karena posisinya akan digantikan oleh junior Aston Martin, Jak Crawford, untuk memenuhi salah satu sesi wajib pembalap rookie.
Jepang menandai pemberhentian ketiga dalam kalender F1 2026, dan jadi yang terakhir sebelum jeda panjang di bulan April karena konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Dua putaran pertama tak ubahnya sebuah bencana bagi Aston Martin, yang kemitraannya dengan Honda dalam beberapa bulan pertama dimulai masalah keandalan terkait masalah getaran yang memengaruhi daya tahan baterai.
Getaran tersebut juga menimbulkan kekhawatiran bagi para pembalap sendiri, dengan Team Principal Adrian Newey menyatakan bahwa baik Alonso maupun rekan setimnya, Lance Stroll, tidak dapat menyelesaikan lebih dari 25 lap tanpa mengalami konsekuensi fisik setelah uji coba pramusim.
Alonso juga belum menyelesaikan balapan sejauh ini tahun ini dalam dua putaran, sementara satu-satunya finis Stroll terjadi dengan selisih 15 la[ dari pemenang balapan George Russell di Grand Prix Australia setelah berhenti di pit untuk memperbaiki masalah teknis sebelum kembali ke balapan.
Aston Martin juga menjadi pusat spekulasi baru-baru ini bahwa mantan Sporting Director Red Bull, Jonathan Wheatley, dapat bergabung sebagai kepala tim setelah konfirmasi pekan lalu bahwa ia telah meninggalkan tim F1 Audi setelah hanya dua balapan.








