Pilihan Mengejutkan Petrucci untuk Podium WorldSBK Australia
Danilo Petrucci memilih satu pabrikan kejutan untuk bersaing memperebutkan podium WorldSBK Australia.

Pembalap BMW World Superbike Danilo Petrucci memprediksi satu pabrikan yang tak diduga akan memperebutkan podium di Phillip Island.
Putaran pembuka musim WorldSBK 2026 tampaknya akan didominasi oleh Ducati dan Nicolo Bulega, yang memimpin keempat sesi dari dua hari tes pra-musim dan memiliki empat kemenangan dari enam balapan di Phillip Island.
Namun, dua tempat lain di podium masih terbuka untuk diperebutkan. Salah satunya oleh Sam Lowes dari Marc VDS Ducati, yang muncul jadi penantang terdekat Bulega sepanjang tes.
Dengan empat pembalap Ducati di empat besar, dan tak satu pun dari mereka adalah Iker Lecuona atau juara dua kali Alvaro Bautista, kekuatan Ducati jelas terlihat.
Namun tak jauh dari armada Ducati, terdapat Bimota KB998 milik Axel Bassani di posisi kelima dan Alex Lowes – pemenang tiga kali di Phillip Island – di posisi keenam.
Menurut Petrucci, pabrikan Italia yang ditenagai Kawasaki itu akan muncul sebagai penantang podium di Phillip Island. Tidak hanya berdasarkan laptime, tetapi juga peningkatan mereka di lintasan lurus.
“Bisa dibilang Bulega kembali mendominasi,” kata Danilo Petrucci kepada WorldSBK.com, “tapi itu bukan kejutan karena tahun lalu pun dia melakukan pekerjaan yang hebat. “Saya cukup terkejut dengan kedua Bimota, benar-benar cepat.
“Saya bisa mengikuti mereka selama beberapa lap – baik Axel [Bassani] maupun Alex [Lowes] – dan mereka benar-benar cepat, dan dibandingkan musim lalu mereka bahkan lebih cepat di lintasan lurus.
“Jadi, saya pikir mereka adalah kandidat yang cukup bagus untuk podium.”
Petrucci juga memprediksi dua kompatriotnya, Lorenzo Baldassari dan Yari Montella, untuk finis di empat besar.
“Kemudian, saya juga terkejut dengan Baldassarri yang cepat, dan saya juga senang dengan mantan rekan setim saya Montella yang juga cepat tahun lalu di sini, dan dia benar-benar konsisten. Saya mendoakan yang terbaik untuknya.”








